Kamis, 27 Juni 2013

Imam Syafi'i setiap Hari Ziarah ke Makam Imam Abu Hanifah untuk mencari Berkah

Imam Syafi’i Setiap Hari Ziarah Ke Makam Imam Abu Hanifah utk mencari berkah.
Ziarah Kubur Sunnah !!!! Imam Syafi’i Setiap Hari Ziarah Ke Makam Imam Abu Hanifah ==================================================================
Tarikh Baghdad : Karya al Imam al Hafizh Abu Bakr Ahmad bin Ali; yang lebih dikenaldengan al Khathib al Baghdadi (w 463 H)
Berikut ini adalah terjemahan yang di tandai:
— dengan sanadnya —- berkata: Aku mendengar Imam asy Syafi’i berkata: Sesungguhnya saya benar-benar melakukan tabarruk (mencari berkah) kepada Imam Abu Hanifah, aku mendatangi makamnya setiap hari untuk ziarah, jika ada suatu masalah yang menimpaku maka aku shalat dua raka’at dan aku mendatangi makam Imam Abu Hanifah, aku meminta kepada Allah agar terselesaikan urusanku di samping makam beliau, hingga tidak jauh setelah itu maka keinginanku telah dikabulkan”.
Disebutkan bahwa di sana (komplek makam Imam Abu Hanifah) terdapat makam salah seorang anak Sahabat Ali bin Abi Thalib, dan banyak orang menziarahinya untuk mendapatkan berkahdi sana.
Imam Ibrahim al Harbi berkata: “Makam Imam Ma’ruf al Karkhi adalah obat yang mujarab”.
Sumber Syarifah Balqis facebook.

Senin, 24 Juni 2013

Perkembangan Ilmu pengetahuan Pada Masa Dinasti Umayyah




Pusat kegiatan ilmiah pada masa Dinasti Umayyah adalah Kota Basrah dan Kufah di Irak. Perkembangan ilmu pengetahuan itu ditandai dengan munculnya ilmuwan-ilmuwan muslim dalam berbagai bidang.Khalid bin Mu’awiyah adalah orang pertama yang menerjemahkan buku tentang astronomi, kedokteran, dan kimia. Di samping itu, Khalid bin Yazid merupakan seorang penyair dan arator yang terkenal.
Pada masa pemerintahannya, Khalifah Umar bin Abdul Aziz sering mengundang para ulama dan fukaha ke istana untuk mengkaji ilmu dalam berbagai majelis.Ulama-ulama lain yang muncul pada masa itu adalah Hasan al Basri, Ibu Syihab az-Zuhri dan Wasil bin Ata.
Pada masa pemerintahan Abdul Malik bin Marwan, bahwa bahasa Arab digunakan sebagai bahasa administrasi negara. Penggunaan bahasa Arab yang makin luas membutuhkan suatu panduan kebahasaan yang dapat dipergunakan oleh semua golongan. Hal itu mendorong lahirnya seorang bangsawan yang bernama Sibawaih. Ia mengarang sebuah buku yang berisi pokok-pokok kaidah bahasa Arab yang berjudul  Al Kitab. Buku tersebut bahkan termasyur hingga saat ini.
Bidang kesustraan juga mengalami kemajuan. Hal itu ditandai dengan munculnya sastrawan-sastrawan berikut, yaitu:
1.Qays bin Mulawwah,termasyur dengan sebutan laila Majnun (wafat 699 M)
2.Jamil al Uzri ( Wafat 701 M)
3.al-Akhtal ( Wafat 710 M)
4.Umar bin Abi Rabi’ah ( Wafat 719 M)
5.al Farazdaq ( Wafat 732 M)
6.Ibnu al Muqalla ( Wafat 756 M)
7.Jarir ( Wafat 792 M)
Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita bersama, amin Ya Rabbal Alamin. Wassalam.  

Rabu, 19 Juni 2013

Nama-nama Khalifah Dinasti Umayyah

Dinasti Umayyah adalah sebuah dinasti yang berdiri setelah Khulafaur Rasyidin, khalifah yang memimpin umat Islam setelah Nabi Muhammad SAW, yaitu Abu Bakar Assidiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib,Dinasti Umayyah dipelopori oleh Mu'awiyah bin Abu Sufyan dan sekaligus sebagai khalifah pertama dinasti Umayyah. Dinasti Umayyah berlangsung selama kurang lebih 90 tahun, dan berjumlah 14 khalifah, yaitu sebagai berikut:

1.Mua'wiyah bin Abu Sufyan

2.Yazid bin Mua'wiyah

3.Mua'wiyah bin Yazid

4.Marwan bin Hakam

5.Abdul malik bin Marwan

6.Al Walid bin Abdul Malik

7.Sulaiman bin Abdul Malik

8. Umar bin Abdul Aziz

9.Yazid bin Abdul Malik

10.Hisyan bin Abdul Malik

11.Al Walid bin Yazid

12.Ibrahinm bin Al Walid

13. Marwan bin Muhammad

Jurnal Sementara PSB MTs Fathurrahman Batu Sopang 1-50

1.Kandika Prima Putra
2.Selly Dwi Ananda
3.Lili Rahmawati
4.Muh.Fajar Muslim Ilham
5.Fitriani
6.Muhammad Elmi Ahid
7.Syaid Muhammad Shauky Febry Wardana
8.Zulfani Ilyasha Anwar
9.Dandi Sampramudana
10.Wiwin
11.Muhammad Annur Ligar Hayat
12.Ahmad Faisal
13.Rona Juwita
14.Gina Ramadhani
15.Haris Fadillah
16.Erna Devy Widyawati
17.Windy Cyndiana Putri Ifni
18.Muhammad Juanda
19.Dona Melinda Wati
20.Fahmi
21.Muhammad Fadhil Azhari
22.Abdul Hafid
23.Ahmad Dani
24.Latifah
25.Adinda Louisa
26.Fahmirul Zaini
27.Ahmad Suwandi
28.Hadiyanur
29.Jumratul Munjiah
30.Epitia Sari
31.Fatrah Karimah
32.Siti Al Manah
33.Dedi Efendi
34.Pratama Aldi Wijaya
35.Normiah
36.Rubianur
37.Aldi Jailani
38.Nurmaliana
39.Nor Hikmah
40.Riski Maulana
41.Rini
42.Nurul Anisa
43.Muhammad Sidiq Kairupan
44.Sasmita Sari
45.Mahdalina
46.Muhammad Aldi Saputra
47.Vicka Hallizah
48.Hairatun Nisa
49.Muhammad Jefry Ibrahim
50.Muhammad Arbani

Batu Sopang,19 Juni 2013

ttd Panitia PSB

Selasa, 11 Juni 2013

Tumbuh cinta agar tentram

Apabila benih-benih cinta,kasih sayang dan kebajikan,sudah mulai bersemi dalam diri kita,samalah dengan kita membebaskan diri dari berbagai beban dan macam- macam penderitaan.Kita tidak perlu lagi menjilat-jilat atau merendah-rendah, karena pada saat itu kita benar-benar melakukan kejujuran dan keikhlasan,karena kita ingin menggali perbendahraan kebajikan yang tersimpan dalam jiwa mereka dalam menemukan ciri-ciri kebajikan yang tersembunyi dalam lubuk hati mereka.Apabila kita memuji dan mengungkapkan mutu manikam kebajikan yang tersimpan dalam lubuk hati mereka, dan semua itu kita lakukan dengan penuh kejujuran.Dan tidaklah seorang manusia pun yang layak mendapat pujian. Akan tetapi kita tidak akan melihatnya,kecuali bibit-bibit cinta sudah bersemi dalam lubuk hati kita.
Begitu juga kita tidak perlu lagi memaksa diri menangung duka karena ulah mereka,dan bahkan tidak usah menanggung beban kesabaran atas kesalahan dan kealfaan mareka.Kita bertekad akan menaburkan kasih sayang pada titik-titik lemah mereka,tanpa sedikitpun terselib niat mengusut dan menghakiminya,hanya apabila benih-benih cinta sudah bersemi dalam jiwa kita.Dalam keadaan demikian,kita tidak akan membebani diri kita dengan lelahnya kedengkian terhadap mereka,atau dengan beban pengawasan kepada mereka.Sebenarnya kita dengki dengan orang lain,karena benih-benih kebajikan tidak tumbuh,denagn baik dan sempurna dalam hati kita, dan kita selalu khawatir terhadap mereka,karena unsur kepercayaan dalam kebajikan masih kurang dalam lubuk hati kita.
Betapa besar ketenangan,kesenangan dan kebahagian yang kita berikan kepada diri kita,ketika kita memberikan kasih sayang,cinta dan kepercayaan kita kepada orang lain,ketika bibit bibit cinta,kasih sayang akan kebajikan tumbuh dengan suburnya  dalam jiwa kita.

Senin, 10 Juni 2013

Bibit-bibit Kebajikan

Bibit kejahatn bergejolak,akan tetapi bibit kebaikan berbuah. Bibit yang pertama dengan cepat menjulang tinggi ke awan,namun akar tidan menghujam jauh ke dalam bumi,karena tingginya itu,seolah-olah ia mampu menghalangi cahaya dan hembusan udara untuk mencapai pohon kebajikan.Akan tetapi,pohon kebajikan itu terus saja tumbuh dan berkembang,meskipun lamban,karena kedalaman akarnya menghujam ke bumi mampu menggantikan kehangatan cahaya dan kesejukan udara yang terhalangi tadi.
Padahal, apabila kita mengabaikan penampilan palsu yang menggiurkan dari pohon kejahatan,lalu meneliti seberapa jauh kekeuatan dan ketangguhannya yang hakiki,nampaklah pada kita kelemahannya, kerapuhannya dan kemudahannya diporak-porandakan,karena pada dasarnya ia tidak mampunyai kakuatan hakiki.Semantara itu berbagai ujian yang menerpa pohon kebajikan, membuatnya semakin tangguh, sanggup bertahan menghadapi taufan,dan terus saja tumbuh dengan tenag walau lamban,tidak memperdulikan berbagai rintangan buruk dan berduri yang dipasang pohon kejahatan. Mudah-mudah artikel ini bermanfaat bagi kita untuk selalu berbuat kebajikan,Wassalam.