Senin, 30 Juni 2014



Zuhudnya Imam Ali A.S

Makrifat Imam Ali sedemikian kaya sehingga menyinari seluruh nuansa hidupnya. Namun jika kita melihat makrifat Imam Ali atau kesufian beliau, kita tidak akan mendapati kesufian itu bermakna pengucilan diri dari sosial. Beliau adalah orang yang senantiasa berhubungan dengan masyarakat, mengelola urusan pemerintahan dan politik, namun dimensi kesufian beliau tetap tampak dan terjaga. Kesufian dan zuhud Imam Ali berakar pada pandangannya yang begitu dalam terhadap soal kehidupan dan filsafat alam semesta. Beliau pernah berkata: "Dunia adalah tempat perjalanan, bukan tempat tinggal." Imam Ali juga memandang manusia di dunia ini terdiri dari dua macam; orang yang menjual dirinya demi hawa nafsunya dan orang yang membeli nafsunya untuk taat kepada Allah dan menyelamatkan dirinya.
Zuhud dalam Islam tak lain ialah menerapkan prinsip-prinsip khusus dalam hidup dengan cara memprioritaskan nilai dan akhlak ketimbang tamak kepada benda-benda materi. Sudah barang tentu Imam Ali adalah orang yang sangat zuhud. Zuhud adalah perilaku yang tak bisa diceraikan dari kehidupan Imam Ali, khususnya ketika beliau duduk sebagai pemimpin umat. Namun Kezuhudan Imam Ali bukan berarti uzlah atau mengasingkan diri dari masyarakat atau hidup layaknya seorang pertapa. Malah kezuhudan bagi beliau justru inheren dengan melaksanakan tugas sosial demi cita-cita yang besar.
Ayatullah Murtadza Mutahhari, pemikir besar Iran tentang zuhud Imam Ali berkata: "Dalam pribadi Imam Ali, antara zuhud dan tanggungjawab sosial bertemu. Imam Ali adalah seorang yang zuhud sekaligus orang yang paling peka terhadap tanggungjawab sosial. Beliau termasuk orang yang paling sukar tidur ketika menyaksikan ketidak adilan atau mendengar rintihan orang-orang kecil. Beliau tidak pernah mengenyangkan perutnya selama ada orang-orang yang lapar di sekitarnya."
George Jordac penulis Nasrani asal Libanon, dalam hal ini menuliskan: "Imam Ali jujur dalam zuhudnya. Dalam semua perbuatannya dan apa yang keluar dari hati dan lidahnya tak lain adalah kejujuran. Beliau zuhud dalam menghadapi kenikmatan dunia, beliau tidak mengharap mendapat pemberian dalam memerintah. Beliau merasa cukup hidup dengan putra-putrinya dalam rumah kecil dan memakan roti yang dibuat dari tangan istrinya sendiri. Dan sementara beliau menjabat sebagai Khalifah, beliau tidak memiliki pakaian untuk menahan hawa dingin..... hal ini merupakan derajat yang tertinggi dari kebersihan jiwa."
Imam Ali adalah orang yang paling muak terhadap kehidupan yang dikelas-kelas oleh faktor materi dan gaya hidup yang glamor. Diriwayatkan bahwa suatu saat, Imam Ali mendengar salah satu bawahannya, yaitu Usman bin Hanif yang merupakan gubernur wilayah Basrah (IRAQ)diundang dalam sebuah pesta. Dalam pesta ini, tamu yang diundang adalah dari kalangan elit. Begitu mendengar berita ini, Imam Ali langsung menegur Usman bin Hanif. Beliau berkata: "Aku dengar engkau telah menghadiri sebuah pesta yang hanya mengundang orang-orang mampu dan tidak ada orang fakir. Disitu engkau menikmati aneka ragam jamuan. Jika engkau ingin bekerjasama denganku, maka hindarilah perbuatan seperti itu, jika tidak aku persilahkan engkau mengundurkan diri."
Hak asasi setiap individu masyarakat manusia ialah masing-masing dapat menikmati kehidupan secara manusiawi. Adapun yang dapat kita saksikan sekarang adanya sekelompok orang hidup dengan serba kenikmatan dan kemegahan, sementara sekelompok lain menderita kemiskinan, maka ini merupakan salah satu tanda bahwa orang-orang kaya tidak mau melakukan kewajiban mereka. Menurut Imam Ali tidak akan ada orang kelaparan bila hak yang lemah diindahkan oleh orang kaya. Namun demikian, diantara penyebab kesenjangan sosial juga bisa kembali kepada orang fakir yang tidak mau melaksanakan tugasnya untuk mendapat kehidupan yang layak. Dalam hal ini, Imam Ali berkata: "Apakah pantas bila kamu lebih lemah dari semut, padahal makhluk kecil ini dengan usaha penuh telah membawa makanannya ke dalam sarangnya dan setiap hari ia sibuk dengan kegiatan."
Tak terlukiskan betapa besar kasih sayang beliau terhadap fakir miskin. Perhatian beliau amat besar kepada mereka yang memerlukan pertolongan. Diriwayatkan pada suatu hari beliau berada di masjid. Ketika sedang khusyuk menunaikan solat, tiba-tiba beliau dihampiri oleh seorang pengemis. Kekhusyukan beliau ternyata tidak membuatnya lupa akan apa dan siapa saja. Ketika sedang ruku', beliau menjulurkan tangan untuk menyerahkan cincin yang melingkar dijarinya. Maka pengemis itu segera mencopot cincin itu kemudian memenuhi keperluannya dengan cincin itu.
Allah SWT kemudian mengabadikan kisah ini dalam Al-Quran. Sebagaimana pendapat banyak ahli tafsir, Surah Al-Maidah ayat 55 diturunkan berkenaan dengan kejadian ini. Ayat ini menyatakan: "Sesungguhnya pemimpin kalian hanyalah Allah dan rasulnya serta orang-orang Mukmin yang mendirikan solat, dan memberikan zakat ketika dalam keadaan ruku'."
Pandangan-pandangan Imam Ali yang dicerap dari Islam mengenai hak-hak sesama manusia dikenal sebagai sangat dalam. Keputusan-keputusan Imam Ali dalam mengadili kasus-kasus yang ada, dipandang sebagai bintang dalam sejarah, sampai-sampai para hakim saat itu berkali-kali menyatakan dirinya akan celaka jika Imam Ali tidak ada.
Sebagai contoh, pada masa kekhalifahan sebelum beliau, pernah seorang wanita terbukti berbuat zina dan hendak dihukum rajam. Imam Ali tiba-tiba meminta agar hukuman itu ditangguhkan. Orang-orang disekitarnya keheranan. Namun Imam Ali segera memberi alasan. Kata Imam Ali wanita tersebut hamil, dan anak yang dikandungnya tidak semestinya menanggung beban dosa ibunya. Anak itu punya hak untuk hidup. Karena itu, hukuman harus ditangguhkan hingga wanita itu melahirkan anaknya yang tidak bersalah.
Dalam riwayat lain, juga dikisahkan bahwa suatu hari Imam Ali datang kepada seorang Qadhi untuk menyelesaikan suatu urusan dengan orang lain. Qadhi atau hakim ini lebih menghormati Imam Ali. Melihat sikap ini, Imam Ali kecewa dan menegur sang Qadhi. Maksud Imam Ali ialah, dalam sebuah pemerintahan yang berlandaskan jiwa pengabdian kepada Allah, pemerintah dan rakyat sejajar di depan hukum. Pemerintahan dalam konsep Imam Ali yang diserap dari ajaran Islam bukanlah menjauhi rakyat dan tidak memperhatikan kondisi umum serta keperluan setiap orang, melainkan pemerintahan adalah sarana untuk mendekatkan pemimpin dengan rakyat. Pemerintahan adalah media untuk mencurahkan kasih sayang terhadap seluruh lapisan masyarakat. Imam Ali berkata: "Hati rakyat adalah gudang yang menyimpan gerak-gerik penguasa. Jika di gudang ini tersimpan keadilan, maka keadilanlah yang akan terpantul darinya. Jika kedzaliman yang tersimpan, maka kedzalimanlah yang akan terpantul darinya."
Jika dalam sebuah pemerintahan, kasih sayang dan kecintaan menjadi darah daging seluruh lapisan masyarakat, maka keharmonisan akan mengikat rakyat dan pemimpin. Keharmonisan ini telah dipersembahkan oleh Imam Ali di masa kekhalifahannya. Dalam wilayah pemerintahan beliau, jangankan seorang Muslim, minoritas pemeluk agama-agama lainpun bisa hidup dengan tenteram di sisi umat Muslim. Kepada gubernur dan semua bawahannya, Imam Ali selalu berpesan agar memperhatikan hak seluruh lapisan masyarakat.
Imam Ali pernah berkata: "Demi Allah, aku bersumpah, andaikan aku dipaksa tidur di atas duri-duri padang pasir, atau aku dibelenggu kemudian dipendam hidup-hidup dalam tanah, sungguh ini semua lebih baik daripada aku berjumpa Allah dan Rasulnya di hari Kiamat sementara aku pernah berbuat zalim kepada hamba-hamba Allah."
Suatu hari Imam Ali A.S berpidato di tengah sekelompok masyarakat. Orang-orang yang mengerti akan makna dari pidato beliau dengan cermat mencerna ucapan-ucapan beliau. Imam Ali A.S berbicara mengenai Akhlak. Di pertengahan Khutbah itu, beliau berkata: "Waspadalah, jangan kalian sambut gunjingan terhadap seseorang. Banyak sekali ucapan yang batil, tapi ia akan musnah, yang tinggal hanyalah amalan manusia karena Allah menyaksikan dan mendengar. Ketahuilah bahwa jarak antara hak dan bathil tidak lebih dari lebar empat jari."
Saat itu tiba-tiba seseorang bertanya: "Bagaimana bisa jarak antara hak dan bathil tidak lebih dari empat jari?
Untuk menjawab pertanyaan ini Imam Ali menunjukkan empat jarinya kemudian beliau letakkan di tempat antara mata dan telinga, kemudian beliau mengucapkan: "Kebathilan adalah ucapan yang aku dengar dan hak adalah ucapan yang aku saksikan."
Maksud Imam Ali dari ucapan ini adalah jangan sekali-kali kita terima apa yang kita dengar sebelum kita yakin akan kebenarannya.
          Tersebut satu kisah, ketika kota Kufah waktu itu diselimuti kelam, manakala matahari sudah lama tenggelam. Rumah-rumah sudah tertutup rapat dan penghuninya pun hanyut dalam tidurnya. Pertengahan malam sudah berlalu. Di tengah kesunyian itu tampak bayang-bayang seseorang bergerak perlahan di halaman darul Imarah Kufah. Dua orang yang tidur di halaman itu kemudian terbangun. Dua orang itu mengenal bayangan itu. Bayangan itu adalah bayang-bayang Imam Ali A.S. Tubuhnya gemetar. Dari mulutnya terdengar sayup-sayup bunyi beberapa ayat-ayat terakhir surah Ali Imran. Arti ayat-ayat itu adalah sebagai berikut:
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal, yaitu orang-orang yang selalu mengingat Allah, baik dalam keadan berdiri, atau duduk, atau berbaring, dan mereka itu memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, maka selamatkanlah kami dari siksa neraka."
Imam Ali A.S mengulang-ulang bacaan ayat itu, dan terlihat tubuhnya semakin bergetar karena tangisannya. Menyaksikan pemandangan seperti ini, dua orang yang tak lain adalah sahabat Imam Ali itu tiba-tiba turut menitikkan air mata. Kemudian Imam Ali menghampiri mereka.
"Wahai Amirul Mukminin!" kata salah seorang dari mereka. "Engkau terguncang sedemikian rupa di depan keagungan Ilahi, lantas bagaimana dengan kami?"
Imam Ali melemparkan pandangannya ke tanah. Sejenak kemudian beliau berkata: "Suatu hari nanti, kita semua akan dihadapkan kepada Allah, dan tak sedikitpun amalan-amalan kita tersembunyi baginya. Jika sekarang engkau mengingat Allah, niscaya kelak pandanganmu akan terang benderang. Kesempurnaan iman terletak pada kecintaan kepada Allah. Jika engkau mencintai sesuatu, pasti ingatanmu akan tertambat padanya, dan engkau tidak akan mencintai yang lain melebihi kecintaanmu kepadanya."
Setelah itu perlahan-lahan Imam Ali meninggalkan dua orang sahabatnya kemudian menghanyutkan dirinya dalam rintihan doa.
Suatu hari, sekelompok masyarakat tampak berkumpul disebuah jalan utama kota Anbar. Wajah mereka tampak tengah menanti-nanti tibanya seseorang dari arah jauh. Para pemimpin kota itu berada di barisan terdepan di atas kuda.
Tak lama kemudian tampaklah bayangan dari jauh. Bayangan itu semakin mendekat dan masyarakatpun semakin tidak sabar untuk menatap wajah pemimpin besarnya, Imam Ali A.S. Ternyata bayangan seseorang yang mengendarai kuda itu ialah Imam Ali A.S. Beliau tiba di gerbang kota. Untuk menyambut beliau, para pemimpin kota itupun segera turun dari hewan yang dikendarainya kemudian menghampiri Imam Ali dan melakukan sembah takzim di atas tanah.
Melihat itu, Imam Ali tampak kecewa. "Apa maksud dari yang kalian lakukan ini?" tanya Imam Ali A.S. "Ini adalah tradisi resmi kami untuk menyambut dan menghormati seorang tokoh besar", jawab mereka.
Namun dengan nada kecewa Imam Ali A.S. berkata: "Demi Allah, apa yang kalian lakukan itu sama sekali tidak akan menguntungkan kalian. Apa yang kalian lakukan itu sia-sia, malah mendatangkan azab akhirat. Betapa ruginya menyibukkan diri sementara kesibukan itu malah mendatangkan azab."
-----------------------------
Kiriman : Prio Anggroro ( prio_ag@bi.go.id )

Jumat, 30 Mei 2014

SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN 2013/2014



1.       Jasa Khalifah Umar bin Khattab yang masih dapat kita jumpai hingga sekarang adalah……
          a.    pembukuan hadis nabi                       b.    penggunaan azas demokrasi
          c.    penetapan kalender hijriyah             d.    penetapan sistem kepegawaian
2.       Bangunan bersejarah yang direnovasi pada masa Khlaifah Usman bin Affan adalah…..
          a.    masjid Nabawi                                   b.    Masjid quba
          c.    Kuburan Baqi                                     d.    mata air Zam-zam
3.       Khalifah Umar bin Khattab meninggal karena ditikam oleh……
          a.    Musailamah al-Kazab                        b.    Abdullah bin Salul
          c.    Abu Lu’luah                                        d.    Heraklius
4.       Dewan yang bertugas mencari pengganti Khalifah Umar bin Khattab dipimpin oleh……
          a.    Usman bin Affan                                b.    Abdullah  in Umar
          c.    Ali bin Abi Thalib                                d.    Abdurrahman bin Auf
5.       Terjadinya perselisihan antara Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Mu’awiyah bin Abi Sufyan menyebabkan……. Umat Islam.
          a.    rukunnya                                            b.    berstunya
          c.    pecahnya                                            d.    murtadnya
6.       Sahabat nabi saw yang ditunjuk oleh Khalifah Abu bakar untuk memimpin pengumpulan mushaf Al-qur’an adalah…….
          a.    Zaid bin sabit                                     b.    Umar bin Khattab
          c.    Wahsyi                                               d.    Ikrimah bin Abu Jahal

7.       lembaga kenegaraan pada masa Khalifah Umar bin Khattab yang bertugas mengurus keuangan negara adalah…….
          a.    Dewan perang                                   b.    Dewan Syura
          c.    Baitul Mal                                          d.    Dewan Administrasi negara
8.       Berikut ini yang bukan termasuk Khulafaur Rasyidin adalah……
          a.    Umar bin Khattab                              b.    Usman bin Affan
          c.    Ali bin Abi Thalib                                d.    Muawiyah bin Abi sufyan
9.       Sahabat Nabi saw yang mendapat gelar al-Faruq adalah…….
          a.    Umar bin Khattab                              b.    Abu Bakar as-Siddiq
          c.    Usman bin Affan                                d.    Ali bin Abi Thalib
10.     Serangkaian perang menghadapi kaum murtad disebut dengan perang…….
          a.    Yarmuk                                               b.    Riddah
          c.    Yamamah                                           d.    Badar
11.     Pengumpulan lembaran Al-Qur’an yang berserakan di berbagai tempat Adalah gagasan dari…..
          a.    Abu Bakar as-Siddiq                           b.    Umar bin Khattab
          c.    Usman bin Affan                                d.    Ali bin Abi Thalib
12.     Berikut ini yang bukan prestasi Abu Bakar as-Siddiq adalah……
          a.    perbaikan sosial                                 b.    pengumpulan Al-Qur’an
          c.    perluasan wilayah                              d.    menata administrasi negara
13.     Di bawah ini yang bukan termasuk prestasi dari Khalifah Umar bin Khattab adalah….
          a.    perluasan wilayah                              b.    penetapan kalender hijriyah
          c.    menata administrasi negara             d.    pembukuan Al-Qur’an
14.     Sebelum mengimani ajaran Islam, Umar bin Khattab……
          a.    Tokoh kafir Quraisy yang disegani
          b.    sifat dan perilakunya lembut
          c.    tidak memusuhi Nabi Muhammad saw
          d.    tidak mengganggu kaum muslimin
15.     Berikut ini orang-orang yang mengaku sebagai nabi setelah Nabi Muhammad saw adalah…..
          a.    Khalid bin Walid                                 b.    Musailamah al-Kazab
          c.    Amru bin Ash                                     d.    Suaid bin Muqarin
16.     Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab terjadi perluasan wilayh secara besar-besaran yang dikenal dengan periode…..
          a.    Mekah                                                b.    Futuhat Islamiyah        
          c.    Madinah                                             d.    Fathul Makkah
17.     Abu Bakar as-Siddiq memiliki kepribadian yang……
          a.    lemah lembut                                    b.    kasar dan tidak suka kompromi
          c.    kuat fisik dan suka berperang           d.    berperangai keras kepala
18.     Sebelum masuk Islam, Abu Bakar dikenal dengan nama……
          a.    Abu Qahafah                                      b.    Abdul Ka’ab
          c.    Abu Dzun Nurain                                d.    Abu Hamzah
19.     KhulafaurrRasyidin yang punya sosok pemimipin yang tegas dan teguh dalam memegang kebenaran adalah……
          a.    Ali bin Abi Thalib                                b.    Khalid bin Walid
          c.    Usamah bin Zaid                                d.    Zaid bin Sabit
20.     Di bawah ini sahabat yang tidak termasuk dalam anggota dewan pemilihan Khlaifah pengganti Umar bin Khattab adalah……
          a.    Usman bin Affan                                b.    Khalid bin Walid
          c.    Ali bin Abi Thalib                                d.    Zubair bin Awwam
21.     Pembentukan armada Islam pada masa Khalifah Usman bin Affan atas usulan…..
          a.    Abdullah bin Umar                             b.    Amru bin Ash
          c.    Ali bin Abi Thalib                                d.    Mu’awiyah bin Abi Sufyan
22.     Dibawah ini golongan yang tidak melakukan perlawanan terhadap Khalifah Ali bin Abi Thalib adalah……
          a.    Mu’awiyah bin Abi Sufyan                 b.    Aisyah, Talhah, dan Zubair
          c.    Khawarij                                             d.    Syiah

23.     Pembunuhan terhadap Khalifah Ali bin Abi Thalib dilakukan oleh…..
          a.    Fairuz                                                 b.    Barak bin Abdullah
          c.    Ibnu Muljam                                      d.    Amir bin Bakir
24.     Dalam usaha mengembangkan ilmu nahwu, Ali bin Abi Thalib memerintahkan …..
          a.    Al-Ghafiqi Ibnu Harbes                      b.    Abdurrahman bin Haris
          c.    Zaid bin Sabit                                     d.    Abu Aswad ad-Duali
25.     Khalifah Usman bin Affan adalah sosok pemimpin yang…..
          a.    penyantun kepada rakyatnya            b.    pribadi yang kasar
          c.    suka berperang                                  d.    bereparangai keras
26.     Perluasan wilayah ke Mesir pada masa Khalifah Umar bin Khattab di bawah pimpinan……
          a.    Amru bin Ash                                     b.    Khalid bin walid
          c.    Zaid bin Harisah                                 d.    Usamah bin Zaid
27.     Gaya kepemimpinan Khalifah Ali bin Abi Thalib yang menonjol adalah……
          a.    sabar dan penyantun                         b.    suka berperang
          c.    pribadinya kasar                                d.    tegas dan mengutamakan kebenaran
28.     Usman bin Affan masuk Islam atas ajakan…..
          a.    Nabi Muhammad saw                       b.    Abu Bakar as-Siddiq
          c.    Ali bin Abi Thalib                                d.    Khadijah
29.     Usman bin Affan bergelar” Dzun Nurain” sebab ia menikahi dua putri Rasulullah saw. yaitu….
          a.    Rukayah dan Fatimah                        b.    Ummu Kulsum dan Ruqayah
          c.    Ummu Kulsum dan Fatimah              d.    Rukayah dan Aminah
30.     Sekretaris negara yang mengurusi Maslah persuratan adalah katib…..
          a.    al-Kharraj                                           b.    Asy-Syurtah
          c.    Al-Qadi                                               d.    ar-rasail
31.     Wilayah terluas Dinasti Umayyah tercapai pada saat jabatan Khalifah dipegang oleh…..
          a.    Umar bin Abdul Aziz                          b.    Hisyam bin Abdul Malik
          c.    Al-Walid bin Abdul Malik                   d.    Yazid bin Mua’wiyah
32.     Kekhalifahan Dinasti Umayyah mencapai stabilitas politik tertinggi pada masa pemerintahan Khalifah……
          a.    Muawiyah bin Abi Sufyan                  b.    Al-Walid bin Abdul Malik
          c.    Marwan bin Hakam                           d.    Umar bin Abdul Aziz
33.     Pengaruh positif lembaga keuangan negara terhadap kehidupan sosial masyarakat adalah karena fungsi lambaga tersebut untuk…..
          a.    mengatur baiaya kunjungan khalifah
          b.    mengatur biaya pembangunan sarana pertanian
          c.    mengatur baiaya pembangunan istana
          d.    mengatur biaya renovasi masjid
34.     Salah satu dari tiga golongan besar pada masa Dinasti Umayyah yang berasal dari Damaskus dan Mesir adalah golongan …..
          a.    pendukung Dinasti Umayyah             b.    pendukung Ali bin Abi Thalib
          c.    Khawarij                                             d.    Syiah
35.     Golongan yang berpendapat bahwa jabatan Khalifah adlah hak setiap orang yang memenuhi syarat adalah…..
          a.    Khawarij                                             b.    Mu’tazilah
          c.    Jami’iyah                                            d.    syiah
36.     Dibawah ini yang tidak termasuk lembaga pemerintahan yang didirikan pada masa Dinasti Umayyah adalah lembaga……
          a.    kehakiman                                         b.    keuangan
          c.    pendidikan                                         d.    ketentaraan
37.     Masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz , yaitu tahun…….
          a.    685-705 M                                         b.    705-715 M
          c.    715-717 M                                         d.    717-720 M
38.     Umar bin Abdul Aziz menjadi Khalifah Dinasti Umayyah, menggantikan…..
          a.    Abdul Malik bin Marwan                   b.    Yazid bin Muawiyah
          c.    Walid bin Abdul Malik                       d.    Sulaiman bin Abdul Malik


39.     Salah satu usaha Khalifah Umar bin Abdul Aziz dalam bidang agama. Yaitu…..
          a.    menghidupkan kembali ajaran-ajaran Al-Qur’an dan Sunah Nabi
          b.    mencela keturunan Bani Hasyim melalui Khutbah Jum’at
          c.    membukukan Al-Qur’an
          d.    menyusun undang-undang tentang pertanahan
40.     Salah satu usaha yang dilakukan Khalifah Umar bin Abdul Aziz dalam bidang ekonomi, adalah……
          a.    menaikkan harga BBM                      b.    menaikkan harga pangan
          c.    mengurangi beban pajak                   d.    mengurangi pengeluaran keuangan
41.     lembaga kehakiman negara dinasti Umayyah disebut…..
          a.    An-Nizam al-Qadi                              ’b.   An-Nizam al-Harby
          c.    An-Nizam ar-Rasail                            d.    An-Nizam al-Kharraj
42.     Sebelum diangkat menjadi Khalifah, Umar bin Abdul Aziz pernah menjabat sebagai……
          a.    panglima perang                               b.    juru tulis
          c.    gubernur                                            d.    hakim
43.     Bani Umayyah menggalakkan pembangunan di berbagai bidang setelah tercapai stabilitas……
          a.    ekonomi                                             b.    politik
          c.    budaya                                               d.    sosial
44.     Golongan pendukung Khalifah Ali bin Abi Thalib juga disebut golongan…….
          a.    syiah                                                   b.    Khawarij
          c.    Murjiah                                              d.    Mu’tazilah
45.     Umar bin Abdul Aziz adalah keturunan Umar bin Khattab dari jalur…..
          a.    ayahnya                                              b.    kakeknya
          c.    ibunya                                                d.    neneknya
46.     An-nizam al-mali juga disebut……
          a.    lembaga keuangan                            b.    lembaga kehakiman
          c.    lembaga politik                                  d.    lembaga ketentaraan
47.     Golongan yang menentang Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abi Sufyan secara terang-terangan adalah golongan…….
          a.    Syiah                                                   b.    Khawarij
          c.    Murjiah                                              d.    Mu’tazilah
48.     Dalam hal kekhalifahan umat Islam, golongan Khawarij berpendapat bahwa………..
          a.    kekhalifahan adalah hak orang Quraisy dari keturunan Umayyah
          b.    kekhalifahan adalah hak tiap-tiap orang Islam asalkan memenuhi syarat kecakapan dan keagamaan
          c.    kekhalifahan adalh hak orang-orang Quraisy dari bani Hasyim
          d.    kekhalifahan adalh hak orang Quraisy
49.     Gerakan Riddah( Murtad) yang terjadi pada masa  kepemimpinan Abu Bakar as-Siddiq, pada awalnya disikapi beliau dengan……
          a.    mengajak mereka kembali kepada Islam dengan damai
          b.    memerangi orang murtad
          c.    mengajak berperang, jika kalah mereka harus kembali memeluk Islam
          d.    membiarkan mereka tetap dalam keadaan murtad
50.     Sebagian orang-orang yang murtad tidak menerima ajakan damai Abu Bakar as-Siddiq. Meraka memilih berperang. Meraka dipimpin oleh orang-orang yang mengaku sebagai darinya sabagai nabi. Berikut ini yang tidak termasuk nabi palsu adalah…..
          a.    Aswad al-Ansi                                     b.    Tulaihah bin Khuwailid
          c.    Musalimah al Kazzab                         d.    Ikrimah bin Abu Jahal